Tanggal 28 April 2026 menjadi hari yang istimewa bagi SMA Sejahtera Surabaya. Sekolah menyambut kedatangan tiga siswa internasional dalam program Foreign Student Visit to Surabaya, yaitu Angie dari Amerika Serikat, Viona dari Prancis, dan Aiko dari Jepang. Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah perjalanan budaya yang penuh cerita, pembelajaran, dan persahabatan lintas negara.
Sejak pagi, suasana hangat sudah terasa di lingkungan sekolah. Para siswa SMA Sejahtera Surabaya dengan antusias menyambut tamu internasional tersebut. Senyum, sapaan ramah, dan rasa ingin tahu menjadi jembatan pertama yang menghubungkan perbedaan bahasa dan budaya. Angie tampak kagum dengan keramahan khas Indonesia, Viona menikmati suasana sekolah yang dinamis, sementara Aiko terlihat sangat tertarik dengan interaksi sosial yang penuh kekeluargaan.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan di aula sekolah. Dalam suasana santai namun penuh makna, ketiga siswa asing tersebut berbagi cerita tentang kehidupan, budaya, dan sistem pendidikan di negara masing-masing. Siswa SMA Sejahtera Surabaya pun tidak kalah aktif, memperkenalkan budaya Indonesia, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kekayaan tradisi yang dimiliki bangsa ini.
Cerita semakin menarik ketika para tamu diajak berkeliling lingkungan sekolah. Mereka mengunjungi ruang kelas, laboratorium, hingga area kegiatan siswa. Setiap sudut sekolah menjadi saksi interaksi hangat yang terjalin. Tidak jarang terdengar tawa saat mereka mencoba memahami bahasa satu sama lain atau berbagi pengalaman unik dari negara asal.
Puncak kegiatan terjadi saat sesi pertukaran budaya. Angie mencoba mengenakan batik dan belajar beberapa kata dalam Bahasa Indonesia. Viona terlihat antusias saat mencicipi kuliner khas Indonesia yang disajikan oleh siswa. Sementara itu, Aiko menunjukkan ketertarikannya pada seni dan budaya lokal, bahkan mencoba beberapa gerakan sederhana tarian tradisional.
Melalui kegiatan Foreign Student Visit to Surabaya ini, SMA Sejahtera Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam membangun wawasan global bagi siswa. Interaksi langsung dengan pelajar internasional menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi, tetapi juga menumbuhkan sikap toleransi, keterbukaan, dan rasa saling menghargai.
Kunjungan yang berlangsung pada 28 April 2026 ini pun ditutup dengan penuh kehangatan. Meskipun singkat, momen kebersamaan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak. Foto bersama dan pertukaran kenang-kenangan menjadi simbol bahwa persahabatan tidak mengenal batas negara.